Koba – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah terus memperkuat komitmen dalam memastikan akurasi data pemilih berkelanjutan. Melalui program Simas Lapor DP, KPU Bangka Tengah menyasar kalangan santri di Pondok Pesantren Al Muhajirin Koba sebagai bagian dari sosialisasi dan edukasi demokrasi.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Ketua KPU Bangka Tengah, Supendi Saputra, yang menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda, khususnya santri, dalam menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi aktif dalam pemutakhiran data pemilih.
Turut hadir jajaran komisioner dan sekretariat KPU Bangka Tengah, antara lain Andryandi Putra Pratama, Endah Lestari, Aryanto, Patoni, serta Mirfandi selaku Sekretaris KPU Bangka Tengah. Kehadiran mereka menambah bobot acara sekaligus menunjukkan keseriusan lembaga dalam mengawal program ini.
Sebagai narasumber, Endah Lestari yang juga anggota KPU Bangka Tengah, menyampaikan materi terkait pentingnya pelaporan data pemilih secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi dan menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.
“Santri bukan hanya penerus bangsa dalam bidang keagamaan, tetapi juga agen demokrasi yang dapat membantu memastikan data pemilih tetap valid dan mutakhir,” ujar Endah dalam pemaparannya.
Dengan adanya kegiatan ini, KPU Bangka Tengah berharap partisipasi santri dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk melaporkan perubahan data kependudukan, sehingga proses demokrasi berjalan lebih transparan dan akuntabel.