KPU Bangka Tengah Gelar Eduklin, Tingkatkan Etika Penyelenggara Pemilu Jaga Kepercayaan Publik
Koba, kpu.go.id — Upaya peningkatan pengalaman, pendidikan pemilih, dan sosialisasi, KPU Kabupaten Bangka Tengah menyelenggarakan kegiatan Eduklin (Edukasi Klinik) sejak awal tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembelajaran kepada pegawai di lingkungan KPU Kabupaten Bangka Tengah.
Hal tersebut disampaikan oleh Sabpri Aryanto, Anggota KPU Kabupaten Bangka Tengah Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia. Dalam kegiatan tersebut, KPU Kabupaten Bangka Tengah menghadirkan Ketua KPU Kabupaten Bangka Selatan, Muhidin, sebagai narasumber dengan tema Etika Publik dan Akuntabilitas dalam Menjaga Netralitas dan Kepercayaan Publik, Rabu (5/8/2025), di Ruang Rapat KPU Kabupaten Bangka Tengah.
Muhidin menjelaskan bahwa kegiatan Eduklin serupa telah terlebih dahulu dilaksanakan di KPU Kabupaten Bangka Selatan bagi pegawai dengan tema yang sama.
"Kami akan menyampaikan juga kepada pegawai di lingkungan KPU Kabupaten Bangka Tengah mengenai etika publik dan akuntabilitas dalam menjaga netralitas dan kepercayaan publik," ujar Muhidin.
Menurut Muhidin, sebagai penyelenggara pemilu, penguasaan etika terhadap publik merupakan kebutuhan mendasar demi terjaganya kepercayaan masyarakat.
"Sebagai penyelenggara pemilu, bagaimana etika kita kepada masyarakat, peserta pemilu, dan publik. Apabila etika tersebut dilaksanakan dengan baik, maka kepercayaan publik pun akan meningkat," tegasnya.
Muhidin menceritakan pengalaman Pilkada 2024 di Kabupaten Bangka Selatan yang diikuti hanya oleh pasangan calon tunggal sehingga muncul opsi kotak kosong. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut tingkat tinggi etika dan netralitas dari penyelenggara pemilu.
"Kedepannya, setiap penyelenggaraan pemilu terus berinovasi ke arah yang lebih baik. Kita berharap peristiwa serupa tidak terjadi lagi. Caranya adalah menumbuhkan kepercayaan masyarakat dengan senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip penyelenggara pemilu, yakni independensi, imparsialitas, akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme," paparnya.
Muhidin pun mengajak seluruh peserta untuk menerapkan prinsip-prinsip tersebut secara konsisten.
"Di Kabupaten Bangka Tengah, saya menilai penyelenggaraan pemilu berjalan kondusif. Kedepannya, saya berharap prinsip-prinsip penyelenggara pemilu dapat terus diterapkan dalam setiap penyelenggaraan pemilu dan pilkada," tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota KPU, Sekretaris, para Kasubag, ASN, serta PPNP di lingkungan KPU Kabupaten Bangka Tengah.